Laporan Hasil Penelitian Bidang IPA – Yani Pinta

Abstrak

Jumlah pengganguran Indonesia meningkat terutama dari tamatan SMA yang tidak melanjutkan ke Perguruan Tinggi dan di lapangan mereka dianggap tidak memiliki skill. Oleh karena itu, sekolah harus mampu melahirkan pewirausaha muda, yaitu dengan mengintegrasikan wirausaha kedalam materi pembelajaran. Salah satunya kimia dengan pembelajaran berorientasi chemoentreprenurship. Model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengaktifkan siswa berfikir kritis, mengembangkan keterampilan sekaligus penerapan adalah pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan minat wirausaha siswa dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada konsep minyak bumi. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindak lanjut, obeservasi dan refleksi. Penelitian ini telah dilaksanakan dengan tiga siklus dengan teknik pengumpulan data dengan tes pilihan ganda dan angket. Peningkatan hasil belajar kognitif dapat dilihat dari pretest  dengan rata-rata hasil belajar 43.50, posttest I 56,75, posttest II 70 dan posttest III 80. Kemudian angket minat wirausaha pretes  0,15-0.55 (rendah  dan  sangat  rendah) dan  posttest  0.65-1.00 (tinggi  dan  sangat  tinggi).  Artinya, pembelajaran inkuiri terbimbing berorientasi chemoentrepreneurship  dapat meningkatkan hasil belajar dan minat wirausaha siswa kelas XI IPA pada materi minyak bumi.

Kata Kunci : Pembelajaran Inkuiri Terbimbing, Chemoentreprenurship